WONOSOBO KAYA AKAN DESTINASI WISATA: DARI ALAM YANG MEMUKAU HINGGA IKON BARU PATUNG BIAWAK DI SELOMERTO

WONOSOBO – Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, terus memikat hati wisatawan dengan kekayaan destinasi wisatanya yang beragam. Mulai dari keindahan alam pegunungan yang mempesona hingga karya seni unik yang menjadi ikon baru, daerah ini menawarkan pengalaman liburan yang tak terlupakan. Salah satu yang kini menjadi sorotan utama adalah keberadaan Patung Biawak atau yang resmi bernama Tugu Monumental Krasak Menyawak di Kecamatan Selomerto.

PATUNG BIAWAK SELOMERTO: IKON BARU YANG VIRAL DAN BERMAKNA

Terletak di Desa Krasak, Kecamatan Selomerto, tepat di tepi Jalan Raya Nasional Ajibarang–Secang dan sebelah barat Jembatan Krasak, patung biawak setinggi 7 meter dan panjang sekitar 10 meter ini langsung mencuri perhatian sejak pertama kali berdiri. Bentuknya yang dibuat dengan sangat realistis, lengkap dengan tekstur kulit dan detail tubuh yang menyerupai aslinya, membuat banyak orang terkecoh dan mengira itu adalah biawak sungguhan.

Patung ini dibangun dengan dana sekitar Rp50 juta yang berasal dari program CSR BUMD setempat, melibatkan kolaborasi antara seniman lokal Rejo Arianto, Karang Taruna Desa Krasak, dan partisipasi aktif warga. Proses pembuatannya memakan waktu sekitar satu setengah bulan, di mana Rejo bahkan memelihara biawak selama beberapa minggu untuk mengamati gerak-gerik dan bentuknya agar hasilnya lebih akurat.

Bagi masyarakat setempat, patung ini bukan sekadar karya seni, melainkan simbol identitas daerah. Desa Krasak memang dikenal sebagai habitat endemik biawak yang disebut “menyawak” dalam bahasa Jawa, sehingga keberadaan hewan ini telah lama menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari warga. Tugu ini juga diharapkan menjadi simbol pelestarian lingkungan dan semangat gotong royong masyarakat.

Kepopulerannya yang viral di media sosial membuat patung ini kini menjadi destinasi wisata favorit, menarik pengunjung dari berbagai daerah bahkan hingga mancanegara seperti Malaysia. Setiap akhir pekan, kawasan ini selalu ramai oleh wisatawan yang ingin berfoto dan menikmati keunikan karya seni ini. Bahkan, pada 26 April 2025, patung ini resmi mendapatkan sertifikat hak cipta dari Kemenkumham Jawa Tengah, menjamin perlindungan hukum atas karya ikonik ini.

READ  Korban Ditipu dalam Kasus Palsuan CPNS yang Diduga Jaringan Oknum IMIPAS Terkapar Stroke, Keluarga Meraung Minta Keadilan yang Tak Kunjung Datang

DESTINASI WISATA LAIN YANG TAK KALAH MENARIK

Selain Patung Biawak, Wonosobo masih memiliki banyak destinasi wisata lainnya yang wajib dikunjungi, antara lain:

🌄 Bukit Sikunir

Terletak di kawasan Dataran Tinggi Dieng, bukit ini terkenal dengan pemandangan “Golden Sunrise” yang spektakuler. Dari ketinggian 2.263 mdpl, pengunjung bisa menyaksikan matahari terbit yang memancarkan warna keemasan, serta deretan gunung tinggi seperti Sindoro, Sumbing, Merapi, dan Merbabu.

💧 Telaga Menjer

Telaga alami terluas di Wonosobo yang terbentuk dari letusan purba Gunung Pakuwaja. Airnya yang jernih dikelilingi perbukitan hijau yang asri, menciptakan suasana yang tenang dan menenangkan. Pengunjung bisa menyewa perahu untuk menjelajahi telaga atau sekadar bersantai menikmati pemandangan.

🍃 Kebun Teh Tambi

Terletak di Kecamatan Kejajar, perkebunan teh ini menawarkan udara segar dan pemandangan hamparan tanaman teh yang luas. Pengunjung bisa berjalan-jalan di antara barisan teh, menikmati aroma khasnya, dan belajar tentang proses pembuatan teh.

✈️ Paralayang Bukit Kekep

Bagi pecinta olahraga ekstrem dan pemandangan indah, tempat ini sangat direkomendasikan. Dari sini, pengunjung bisa merasakan sensasi terbang bebas di udara sambil menikmati pemandangan lereng gunung yang memukau.

Dengan kombinasi keindahan alam yang luar biasa dan keunikan destinasi budaya serta seni seperti Patung Biawak, Wonosobo semakin memantapkan diri sebagai salah satu tujuan wisata terbaik di Jawa Tengah. Bagi Anda yang sedang merencanakan liburan, jangan lewatkan kesempatan untuk menjelajahi keindahan daerah ini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *